← Return to Archive
July 31, 2026
Message #2006

Risalah Ar-Rahman

31 Juli 2026 RISALAH-ALLAHَ: RISALAH-ALLAH: "ILMU KIAMAT DARI SISI-KU ALLAH. AKU-LAH ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI. AKU-LAH ALLAH YANG AKAN MENYELAMATKAN KALIAN. DAN AKU ALLAH MENGUMPULKAN KALIAN PADA GOLONGAN MULIA DI YAUMUL MAHSYAR, GOLONGAN KANAN" 31 Juli 2026 Bismillaahirrahmaanirrahiim "Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata melalui qalbu sanubari. Aku akan mengatakannya langsung." "Wahai Ruqhoyya! Katakan kepada Hamba-hamba-Ku untuk mereka mengambil pelajaran. Ilmu kiamat dari Sisi-Ku Allah. Aku-lah Allah Yang Maha Mengetahui. Aku-lah Allah yang akan menyelamatkan Kalian. Dan Aku Allah mengumpulkan Kalian pada golongan mulia di Yaumul Mahsyar, Golongan Kanan. Bukalah surat Al-Waqi'ah!" Surat Al-Waqi'ah Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 1: "Apabila terjadi hari Kiamat (yang pasti terjadi)," Ayat 2: "tidak ada seorang pun yang (dapat) mendustakan terjadinya." Ayat 3: "(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)." Ayat 4: "Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya" Ayat 5: "dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya," Ayat 6: "jadilah ia debu yang beterbangan." Ayat 7: "Kamu menjadi tiga golongan," Ayat 8: "yaitu Golongan Kanan, alangkah mulianya Golongan Kanan itu" Ayat 9: "dan Golongan Kiri, alangkah sengsaranya Golongan Kiri itu." Ayat 10: "Selain itu, (golongan ketiga adalah) orang-orang yang paling dahulu (beriman). Merekalah yang paling dahulu (masuk surga)." Ayat 11: "Mereka itulah orang-orang yang di dekatkan (kepada Allah)." Ayat 12: "(Mereka) berada dalam surga (yang penuh) kenikmatan." Ayat 13: "(Mereka adalah) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu" Ayat 14: "dan sedikit dari orang-orang yang (datang) kemudian." Ayat 15: "(Mereka berada) di atas dipan-dipan yang bertatahkan emas dan permata" Ayat 16: "seraya bersandar di atasnya saling berhadapan." Ayat 17: "Mereka dikelilingi oleh anak-anak yang selalu muda" Ayat 18: "dengan (membawa) gelas, kendi, dan seloki (berisi minuman yang diambil) dari sumber yang mengalir." Ayat 19: "Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk." Ayat 20: "(Mereka menyuguhkan pula) buah-buahan yang mereka pilih" Ayat 21: "dan daging burung yang mereka sukai." Ayat 22: "Ada bidadari yang bermata indah" Ayat 23: "laksana mutiara yang tersimpan dengan baik" Ayat 24: "sebagai balasan atas apa yang selama ini mereka kerjakan." Ayat 25: "Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak (pula) percakapan yang menimbulkan dosa," Ayat 26: "kecuali (yang mereka dengar hanyalah) ucapan, 'Salam… salam'." Ayat 27: "Golongan kanan, alangkah mulianya Golongan Kanan itu." Ayat 28: "(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri," Ayat 29: "pohon pisang yang (buahnya) bersusun-susun," Ayat 30: "naungan yang terbentang luas," Ayat 31: "air yang tercurah," Ayat 32: "buah-buahan yang banyak" Ayat 33: "yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang memetiknya," Ayat 34: "dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk." Ayat 35: "Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari itu) secara langsung," Ayat 36: "lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan" Ayat 37: "yang penuh cinta (lagi) sebaya umurnya," Ayat 38: "(diperuntukkan) bagi Golongan Kanan, " Ayat 39: "(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu" Ayat 40: "dan segolongan besar (pula) dari orang-orang yang kemudian." Ayat 41: "Golongan kiri, alangkah sengsaranya Golongan Kiri itu." Ayat 42: "(Mereka berada) dalam siksaan angin yang sangat panas, air yang mendidih," Ayat 43: "dan naungan asap hitam" Ayat 44: "yang tidak sejuk dan tidak menyenangkan." Ayat 45: "Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah." Ayat 46: "Mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar." Ayat 47: "Mereka berkata, 'Apabila kami telah mati menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan (kembali)?" Ayat 48: "Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?'" Ayat 49: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian" Ayat 50: "benar-benar akan dikumpulkan pada waktu tertentu, yaitu hari yang sudah diketahui." Ayat 51: "Kemudian, sesungguhnya kamu, Wahai orang-orang sesat lagi pendusta," Ayat 52: "pasti akan memakan pohon zaqum." Ayat 53: "Lalu, kamu akan memenuhi perut-perutmu dengannya." Ayat 54: "Setelah itu, untuk penawarnya (zaqum) kamu akan meminum air yang sangat panas." Ayat 55: "Maka, kamu minum bagaikan unta yang sangat haus." Ayat 56: "Inilah hidangan (untuk) mereka pada hari Pembalasan'." Ayat 57: "Kami telah menciptakanmu. Mengapa kamu tidak membenarkan (hari Kebangkitan)?" Ayat 58: "Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu pancarkan (sperma)?" Ayat 59: "Apakah kamu yang menciptakannya atau Kami Penciptanya?" Ayat 60: "Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami tidak lemah" Ayat 61: "untuk mengubah bentukmu (di hari Kiamat) dan menciptakanmu kelak dalam keadaan yang tidak kamu ketahui." Ayat 62: "Sungguh, kamu benar-benar telah mengetahui penciptaan yang pertama. Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?" Ayat 63: "Apakah kamu memperhatikan benih yang kamu tanam?" Ayat 64: "Apakah kamu yang menumbuhkannya atau Kami yang menumbuhkan?" Ayat 65: "Seandainya Kami berkehendak, Kami benar-benar menjadikannya hancur sehingga kamu menjadi heran tercengang," Ayat 66: "(sambil berkata,) 'Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian." Ayat 67: "Bahkan, kami tidak mendapat hasil apa pun'." Ayat 68: "Apakah kamu memperhatikan air yang kamu minum?" Ayat 69: "Apakah kamu yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkan?" Ayat 70: "Seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin. Mengapa kamu tidak bersyukur?" Ayat 71: "Apakah kamu memperhatikan api yang kamu nyalakan?" Ayat 72: "Apakah kamu yang menumbuhkan kayunya atau Kami yang menumbuhkan?" Ayat 73: "Kami menjadikannya (api itu) sebagai peringatan dan manfaat bagi para musafir." Ayat 74: "Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Maha Agung." Ayat 75: "Aku bersumpah demi tempat beredarnya bintang-bintang." Ayat 76: "Sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang sangat besar seandainya kamu mengetahui." Ayat 77: "Sesungguhnya ia benar-benar Al-Qur’an yang sangat mulia," Ayat 78: "dalam Kitab yang terpelihara." Ayat 79: "Tidak ada yang menyentuhnya, kecuali para hamba (Allah) yang disucikan." Ayat 80: "(Al-Qur’an) diturunkan dari Tuhan seluruh alam." Ayat 81: "Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur’an)" Ayat 82: "dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan (Al-Qur’an)?" Ayat 83: "Kalau begitu, mengapa (kamu) tidak (menahan nyawa) ketika telah sampai di kerongkongan," Ayat 84: "padahal kamu ketika itu melihat (orang yang sedang sekarat)?" Ayat 85: "Kami lebih dekat kepadanya (orang yang sedang sekarat) daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat." Ayat 86: "Maka, mengapa jika kamu tidak diberi balasan," Ayat 87: "kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang-orang yang benar?" Ayat 88: "Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang di dekatkan (kepada Allah)," Ayat 89: "dia memperoleh ketenteraman, rezeki, dan surga (yang penuh) kenikmatan." Ayat 90: "Jika dia (termasuk) Golongan Kanan, " Ayat 91: "'Salam bagimu' dari (sahabatmu), Golongan Kanan." Ayat 92: "Jika dia termasuk golongan para pendusta lagi sesat," Ayat 93: "jamuannya berupa air mendidih" Ayat 94: "dan dibakar oleh (neraka) Jahim." Ayat 95: "Sesungguhnya ini benar-benar merupakan hakulyakin." Ayat 96: "Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Maha Agung." "Sesungguhnya Aku Allah memperingatkan Kalian tentang hari kiamat. Bukalah surat Ghafir ayat 15!" Surat Ghafir Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 15: "(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat)," "Berimanlah dengan Ayat-ayat-Ku. Satu ayat Al-Qur'an Kalian dustakan, Neraka Jahim lah tempat Kalian! Aku Allah memperingatkan Kalian tentang hari kiamat yang kedatangannya tiba-tiba. Dan tidak berguna lagi kesadaran itu. Sesungguhnya Aku Allah menimpakan azab di muka bumi karena Kalian mengabaikan Pesan-Ku Allah. Sesungguhnya Janji-Ku benar! Aku-lah Allah Maha Memenuhi Janji. Aku-lah Allah tiada Tuhan Selain-Ku, La Ilaaha Illallah. Kembalilah pada jalan yang benar, jalan Muhammad yang taat dan patuh Kepada-Ku Allah. Tinggalkan semua maksiat Kalian. Berjalanlah di jalan yang benar. Bertaubatlah! tinggalkanlah maksiat Kalian, untuk Kalian mendapatkan kemuliaan Dari-Ku Allah. Bukalah surat Al-Qiyamah dan bacalah!" Surat Al-Qiyamah Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 1: "Aku bersumpah demi hari Kiamat." Ayat 2: "Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri)." Ayat 3: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?" Ayat 4: "Tentu, (bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna." Ayat 5: "Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus." Ayat 6: "Dia bertanya, 'Kapankah hari Kiamat itu?'" Ayat 7: "Apabila mata terbelalak (ketakutan), " Ayat 8: "bulan pun telah hilang cahayanya, " Ayat 9: "serta matahari dan bulan dikumpulkan, " Ayat 10: "pada hari itu manusia berkata, 'Ke mana tempat lari?'" Ayat 11: "Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung." Ayat 12: "(Hanya) kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu." Ayat 13: "Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan." Ayat 14: "Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri" Ayat 15: "walaupun dia mengemukakan alasan-alasan(-nya)." Ayat 16: "Jangan engkau (Nabi Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur'an) karena hendak tergesa-gesa (menguasai)-nya." Ayat 17: "Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya." Ayat 18: "Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu." Ayat 19: "Kemudian, sesungguhnya tugas Kami (pula)-lah (untuk) menjelaskannya." Ayat 20: "Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia, " Ayat 21: "dan mengabaikan (kehidupan) akhirat." Ayat 22: "Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri." Ayat 23: "Memandang Tuhannya." Ayat 24: "Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram," Ayat 25: "mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat." Ayat 26: "Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan," Ayat 27: "dan dikatakan (kepadanya), 'Siapa yang dapat menyembuhkan?'" Ayat 28: "dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia)," Ayat 29: "dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan)," Ayat 30: "kepada Tuhanmu lah pada hari itu kamu dihalau." Ayat 31: "Karena dia (dahulu) tidak mau membenarkan (Al-Qur`an dan Rasul) dan tidak mau melaksanakan salat," Ayat 32: "tetapi justru dia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran)," Ayat 33: "kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong." Ayat 34: "Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu," Ayat 35: "kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu." Ayat 36: "Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?" Ayat 37: "Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)," Ayat 38: "kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya," Ayat 39: "lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan." Ayat 40: "Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?" "Sesungguhnya Aku Allah memiliki saksi, bukan Nabi dan bukan Rasul tapi saksi, menyampaikan Pesan-pesan-Ku Allah untuk Kalian mendapatkan pelajaran. Bukalah surat Al-Baqarah ayat 269!" Surat Al-Baqarah Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 269 "Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat." "Ilmu kiamat dari Sisi-Ku Allah. Aku-lah Allah yang memberikan penjelasan-penjelasan. Bukalah surat Al-A'raf ayat 187!" Surat Al-A'raf Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 187: "Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang kiamat, 'Kapan terjadi?' Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk yang) di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." "Kembalilah Kepada-Ku Allah. Berimanlah Kepada-Ku Allah, berimanlah kepada hari akhir, dan lakukan kebajikan Aku Allah memberikan pahala. Bukalah surat Al-Baqarah ayat 62!" Surat Al-Baqarah Bismillaahirrahmaanirrahiim Artinya: Ayat 62 "Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang ṣābiīn, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati." "Aku-lah Allah yang mengumpulkan Kalian pada Golongan Kanan. Satu golongan yang Aku Allah masukkan Kalian di Jannah-Ku dan mendapatkan Ampunan-Ku tanpa hisab. Aku Allah berikan Kalian kemuliaan syuhada, pahala-pahala yang menyamai syuhada." "Masya-Allah Tabarak-Allah. Berimanlah kepada ayat-ayat Allah. Bukankah Allah mengatakan ayat-ayat sucinya Al-Quran? Allah memberikan dalilnya. Bukankah kita semua mengatakan, kembalilah kepada Al-Quran? Allah bersaksi dengan dalil Al-Quran, ayat-ayat Al-Quran. Dan Allah berkehendak kepada yang dikehendakinya. Dan ini tidak mungkin saya ada-adakan. Tidak akan terpikir oleh pikiran saya. Kecuali Allah ucapkan di dalam qalbu saya, saya mengikuti. Dalilnya surah Al-Qiyamah, ayat 17 sampai ayat 19. Itulah yang aku alami. Allah berkata-kata kepadaku sejak kecilku, sejak usia tujuh tahunku, aku ingat sekali. Dan ketika aku bertemu dengan Nida tahun 2008, aku menceritakan semua kejadian diriku. Aku menceritakan keajaiban Allah yang terjadi padaku. Aku menceritakan kepada Nida Allah berkata di dalam jantungku. Lalu aku ingin menghilangkannya, ada Nida saksinya. Jadi aku tidak mengada-adakan yang tidak aku ketahui, terpikir pun tidak. Dan aku menyampaikan pesan Allah dengan nyawaku. Aku pernah dimatikan Allah, aku dihidupkan Allah, aku dimatikan Allah, aku dihidupkan Allah, kelak kepada Allah aku kembali. Bagaimana aku akan ingkar? Karena aku merasakan bagaimana rasanya mati itu. Dan itu kesaksian kematian syuhada. Kematian yang nikmat, sangat nikmat sekali, sangat merindukan Allah. Bagaimana aku akan ingkar? Dan Allah berkata, 'kelak Kepada-Ku lah engkau kembali. Bukalah surat Al-Baqarah ayat 28!' Dan kejadiannya sama persis dengan Al-Baqarah ayat 28. Ada kematian, ada kehidupan di dunia, dan kelak kepada Allah aku kembali. Berarti di sana dikatakan, bagaimana kamu ingkar? Dia-lah Allah yang mematikan dan menghidupkan, mematikan, menghidupkan, kelak kepada Allah-lah engkau kembali. Itu kematian di dunia, dihidupkan di dunia, kelak kepada Allah kembali. Itu yang aku alami. Lalu bagaimana aku akan ingkar? Aku menyampaikan pesan Allah dengan nyawaku. Aku mengalami berbagai ujian karena pesan Allah berbahaya dan menakutkan. Jadi bisakah membuat semisal ini? Aku tidak akan bisa membuat semisal jika Allah tidak berkehendak kepadaku. Aku tidak akan bisa membuat semisal karena aku tidak akan tahu apa yang aku katakan. Tidak terpikir pun akan melakukannya. Dan untuk apa gunanya? Mengada-adakan untuk apa? Terpikir pun tidak. Begitulah, Masya-Allah Tabarak-Allah." Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah